3 langkah mengganti tempate Joomla! anda


Salah satu alasan mengapa anda mengganti nama template yang anda gunakan mungkin adalah karena supaya tidak terlihat anda menggunakan Joomla. Emang kenapa klo pake' joomla? ngerasa malu?
Terlepas dari apa gunanya, mungkin anda semua punya alasan yg tepat kenapa harus mengganti nama template joomla anda.

Untuk mengganti nama template Joomla yang sudah terinstal, kita bisa membaginya menjadi tiga tahap.

Tahap 1: Rename folder template
Pada tahap ini, carilah template yang anda gunakan di folder /template/template_yang_dituju
Setelah anda menemukannya, gantilah namanya sesuai dengan keinginan anda.



Tahap 2: "Default ulang" template anda
setelah anda ganti otomatis nama template akan berubah. sehingga pada halaman administrator ketika anda membuka template administrator tidak ada template yang menjadi Defaultnya. hal ini dikarenakan template yang dipilih adalah template sebelum anda melakukan rename. Dan sekarang template tersebut sudah berubah namanya. untuk itu, anda pilih nama template yang baru itu menjadi template default.


Tahap 3: Editing templateDetails.xml
DI dalam directory template terdapat file xml yang bernama templateDetails.xml. Buka file tersebut kemudian edit menggunakan text editor/web editor. Cari baris kode yang brhubungan dengan nama file template lama kemudian ganti dengan nama yang baru. Setelah itu, save perubahan yang telah dilakukan.


Menambah User teregistrasi melalui back-end Joomla!

user joomla
Back-end Joomla! bisa disebut juga halaman administrator Joomla!
Sekarang kita akan belajar membuat user yang nantinya bisa login ke website berbasis joomla melalui form login yang disediakan. User ini dibuat oleh sang admin website.








Langkah pertama, klik menu Site - User Manager
Kemudian klik New



Pada form User Details, masukkan Name, Username, E-mail, New Password, Verify Password.
Untuk Group, pilih Registered. Setelah itu klik save


User yang kita buat akan otomatis bisa digunakan. Jadi User ini jika melakukan login, maka menu-menu yang mengharuskan melakukan login, seperti forum dll tidak perlu melakukan login lagi di halaman forumnya.
Contoh krtika melakukan login di halaman front-end nya dengan menggunakan user yang baru kita buat tadi:


setelah login dengan Username dan Password yang benar, maka anda bisa melakukan hak akses sesuai dengan jenis user apakah anda